SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto
14 Apr 2026 07:30:08
ORANG TUA IKUT BELAJAR: SMP AL IRSYAD GELAR PARENTS AS LEARNERS
Purwokerto – SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto kembali menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Parents as Learners yang dipadukan dengan rangkaian Interdisciplinary Unit (IDU) Exhibition 2026 untuk siswa kelas 7.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh orang tua siswa kelas 7 yang berkesempatan untuk melihat sekaligus merasakan langsung proses pembelajaran yang selama ini dijalani oleh putra-putri mereka di sekolah.
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah pembelajaran yang disampaikan oleh Ustadz Apri Supriyanto, S.Pd, guru mata pelajaran Individual and Societies (INS), dengan materi mitigasi bencana.
Dalam sesi tersebut, Ayah Bunda diajak memahami bagaimana siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi bencana. Materi disampaikan secara komunikatif dan kontekstual, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Ustadz Apri menjelaskan bahwa pembelajaran mitigasi bencana sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang tanggap, peduli, dan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam situasi darurat. Para orang tua pun tampak antusias mengikuti sesi ini, bahkan turut berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait kondisi di lingkungan masing-masing.
Kegiatan Parents as Learners ini menjadi wadah kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam memahami pendekatan pembelajaran di SMP Al Irsyad, khususnya dalam kerangka Interdisciplinary Unit (IDU) yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran.
Kepala SMP Al Irsyad Purwokerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar orang tua tidak hanya melihat hasil belajar siswa, tetapi juga memahami prosesnya. Dengan demikian, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, SMP Al Irsyad menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan membentuk karakter siswa, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapan menghadapi tantangan kehidupan.